Jumat, 19 November 2010

HIV – AIDS Tak Lagi Mematikan

wowwwwooow.....

ini beneran ato bukan ya.. ternyata penyakit yang selama ini dianggap salah satu penyakit yang paling mematikan di seluruh dunia ini sekarang sudah dianggap sebagai penyakit yang tidak mematikan lagi. dan yang paling mengejutkan adalah penemu dari penalar penyakit ini adalah seorang dokter yang berasal dari Indonesia.. namanya dokter Nasronudin SpPD (ketua Lembaga Penyakit Tropis Universitas Airlangga (Unair).

dia mengatakan bahwa sudah terdapat obat yang dapat melumpuhkan virus-virus dari penyakit AIDS.
Nasronudin mengatakan, sudah ada obat yang bisa menekan HIV (virus penyebab AIDS), yakni ARV (obat antivirus). “Obat ini telah diberikan kepada pasien AIDS stadium IV yang dirawat di UPIPI (Unit Perawatan Intermediet Penyakit Infeksi, Red) RSU dr Soetomo,” tambah pria berkacamata itu.

Di RSU dr Soetomo, kata Nasronudin, angka kematian pasien AIDS terus menurun sejak ARV diberikan pada 2004. Saat itu angka kematian mencapai 100 persen. Setahun kemudian, angka kematian turun drastis menjadi 27,9 persen. Pada 2006, angka turun lagi menjadi 18,6 persen. Tahun lalu, penderita AIDS yang meninggal tinggal 16,7 persen. “Kami berusaha menekan angka kematian hingga 5 persen,” tutur Nasronudin.

Saat ini, masih menurut Nasronudin, penderita AIDS juga tidak perlu kebingungan mengeluarkan biaya tinggi untuk mendapatkan ARV. Sebab, pemerintah memberikannya secara gratis. “Kalau beli bisa Rp 2 juta-Rp 3 juta per bulan,” ujarnya. ( wahhhh,.... gratis.,.. mmm bner gak yah).

ang perlu diingat, obat tersebut punya efek samping. Penderita AIDS bisa bermasalah dengan ginjal, liver, hemoglobin, dan mengalami erupsi kulit. “Perlunya kontrol juga untuk meminimalkan efek itu,”

perkembangan zaman juga mempengaruhi perkembangan tekhnologi, begitupun yang terjadi pada dunia kedokteran. mudah-mudahan ini menjadi berita yang cukup menarik dan juga menggembirakan,



Kamis, 18 November 2010

Kisah siswi palestina..

sepenggal kisah ini ku dapat dari salah Satu komunitas terbesar di Indonesia, semoga dapat menjadi renungan temen-teman...

Kisah Haru Seorang Siswi Palestina.


Infopalestina-Al Sahl Lish Shahafah Wal I’lam: Ini adalah kisah tentang seorang siswi di sebuah sekolah putri di Palestina. Hari itu dewan sekolah berkumpul seperti biasanya. Di antara keputusan dan rekomendasi yang dikeluarkan dewan dalam pertemuan ini adalah pemeriksaan mendadak bagi siswi di dalam aula. Dan benar, dibentuklah tim khusus untuk melakukan pemeriksaan dan mulai bekerja. Sudah barang tentu, pemeriksaan dilakukan terhadap segala hal yang dilarang masuk di lingkungan sekolah seperti hand phone berkamera, foto-foto, gambar-gambar dan surat-surat cinta serta yang lainnya.

Keamanan saat itu nampak normal dan stabil, kondisinya sangat tenang. Para siswi menerima perintah ini dengan senang hati. Mulailah tim pemeriksa menjelajah semua ruangan dan aula dengan penuh percaya diri. Keluar dari satu ruangan masuk ke ruangan lainnya. Membuka tas-tas para siswi di depan mereka. Semua tas kosong kecuali berisi buku-buku, pena dan peralatan kebutuhan kuliah lainnya. Hingga akhirnya pemeriksaan selesai di seluruh ruangan kecuali satu ruangan. Di situlah bermula kejadian. Apakah sebenarnya yang terjadi ???

Tim pemeriksa masuk ke ruangan ini dengan penuh percaya seperti biasanya. Tim meminta izin kepada para siswi untuk memeriksa tas-tas mereka. Dimulailah pemeriksaan.

Saat itu di ujung ruangan ada seorang siswi yang tengah duduk. Dia memandang kepada tim pemeriksa dengan pandangan terpecah dan mata nanar, sedang tangannya memegang erat tasnya. Pandangannya semakin tajam setiap giliran pemeriksaan semakin dekat pada dirinya. Tahukah anda, apakah yang dia sembunyikan di dalam tasnya ???

Beberapa saat kemudian tim pemeriksa memeriksa siswi yang ada di depannya. Dia pun memegang sangat erat tasnya. Seakan dia mengatakan, demi Allah mereka tidak akan membuka tas saya. Dan tiba lah giliran pemeriksaan pada dirinya. Dimulailah pemeriksaan.

Tolong buka tasnya anakku, kata seorang guru anggota tim pemeriksa. Siswi itu tidak langsung membuka tasnya. Dia melihat wanita yang ada di depannya dalam diam sambil mendekap tas ke dadanya. Barikan tasmu, wahai anakku, kata pemeriksa itu dengan lembut. Namun tiba-tiba dia berteriak keras: tidak … tidak … tidak …

Teriakan itu memancing para pemeriksa lainnya dan merekapun berkumpul di sekitar siswi tersebut. Terjadilah debat sengit: berikan … tidak … berikan … tidak …

Adakah rahasia yang dia sembunyikan??? Dan apa yang sebenarnya terjadi???

Maka terjadilah adegan pertarungan tangan untuk memperebutkan tas yang masih tetap berada dalam blockade pemiliknya. Para siswi pun terhenyak dan semua mata terbelalak. Seorang dosen wanita berdiri dan tangannya diletakan di mulutnya. Ruangan tiba-tiba sunyi. Semua terdiam. Ya Ilahi, apakah sebenarnya yang ada di dalam tas tersebut. Apakah benar bahwa si Fulanah (siswi) tersebut ….

Setelah dilakukan musyawarah akhirnya tim pemeriksa sepakat untuk membawa sang siswi dan tasnya ke kantor, guna melanjutkan pemeriksaan yang barang kali membutuhkan waktu lama …

Siswi tadi masuk kantor sedang air matanya bercucuran bagai hujan. Matanya memandang ke arah semua yang hadir di ruangan itu dengan tatapan penuh benci dan marah. Karena mereka akan mengungkap rahasia dirinya di hadapan orang banyak. Ketua tim pemeriksa memerintahkannya duduk dan menenangkan situasi. Dia pun mulai tenang. Dan kepala sekolah pun bertanya, apa yang kau sembunyikan di dalam tas wahai anakku …?

Di sini, dalam saat-saat yang pahit dan sulit, dia membuka tasnya. Ya Ilahi, apakah gerangan yang ada di dalamnya??? Bukan. Bukan. Tidak ada sesuatu pun yang dilarang ada di dalam tasnya. Tidak ada benda-benda haram, hand phone berkamera, gambar dan foto-foto atau surat cinta. Demi Allah, tidak ada apa-apa di dalamnya kecuali sisa makanan (roti). Ya, itulah yang ada di dalam tasnya.

Setelah ditanya tentang sisa makanan yang ada di dalam tasnya, dia menjawab, setelah menarik nafas panjang.

“Ini adalah sisa-sisa roti makan pagi para siswi, yang masih tersisa separoh atau seperempatnya di dalam bungkusnya. Kemudian saya kumpulkan dan saya makan sebagiannya. Sisanya saya bawa pulung untuk keluarga saya di rumah …Ya, untuk ibu dan saudara-saudara saya di rumah. Agar mereka memiliki sesuatu yang bisa disantap untuk makan siang dan makan malam. Kami adalah keluarga miskin, tidak memiliki siapa-siapa. Kami bukan siapa-siapa dan memang tidak ada yang bertanya tentang kami. Alasan saya untuk tidak membuka tas, agar saya tidak malu di hadapan teman-teman di ruangan tadi.”

Tiba-tiba suara tangis meledak ruangan tersebu. Mata semua yang hadir bercucuran air mata sebagai tanda penyesalan atas perlakukan buruk pada siswi tersebut.

Ini adalah satu dari sekian banyak peristiwa kemanusiaan yang memilukan di Palestina. Dan sangat mungkin juga terjadi di sekitar kehidupan kita. Kita tidak tahu, barang kali selama ini kita tidak peduli dengan mereka. Doa dan uluran tangan kita, setidaknya bisa sedikit meringankan penderitaan mereka. Khususnya saudara-saudara kita di Palestina yang hingga kini terus dilanda tragedi kemanusiaan akibat penjajahan Zionis Israel

Pandhawa Kebudayaan kanggo nagari

Pandawa (kebudayaan Kanggo nagari)


Saat-saat menjelang Tampil di Acara Welcome Night... semua merasa dag-dig-dug, soal nya serba dadakan.. berharap tidak mengecewakan para penonton yang hadir.
dari kanan ke kiri : Yudha (ketua Pandhwa 08), It's me, lindri, alfiyan, Alit Sadewa, dan terakhir Setiawan. (narsis sebentar sebelum action, hehehe...)


hahahaa... (dandan nih ye...), si febri... terlihat tersenyum manis, padahal hatinya berdegup kencang sekali..
eh.... ad si minan, lagi berhias, mempercantik diri supaya terlihat anggun di saat perform nanti...( sing ayu mbak...)..


duh.... para sinden...., prita.. senyummu memalingkan dunia ku..../(haha.. Afgan kali..),
yang pake baju putih. itu febri, (sing paling tuwo..,wkwkwkwk, ), eh si pipit lagi ngapain tuh..

pak de' setiawan sedang berbincang dengan lindri, fian n alit...( membicarakan suatu bisnis yang serius)...
bisnis apa yah???/

nah... kalo ini saat sedang berada di salah Satu tempat makan, dan nongkrong di daerah NHI... si adi ngapain tutup mulut tuh.. haha, gaya senyum prita sedikit sensual... si febri terlihat manyun... padahal makanan dah ad di depan mata... hahaha///


nih big boss nya pandawa..hahaha... The Al- Capone...( hahah becanda dulur...) duduk- duduk santai mengwasi stand Pandawa... kalo gak salah ini di UKM Fair..



dari kiri-kanan, Raden Mas Alit Sadewo( haha guyon dulur..) tampak berwibawa dengan baju kebesaranya...(hahahaha), selanjutnya.. Febri (selalu tersenyum di setiap saat), lalu Mas Arif...(terlihat dewasa... heheh), nah ini yang terkahir.., anak-anak pandhwa sampe gak ada yang kenal dia.. wuisss parah buanget..itu pak'de Adi Kurniawan..( The Crywill..., Retro abis..). foto bersama di selang waktu berjaga,,,



senyum kepuasan ala Alit Sadewa..(wkwkkwkwk), febri mencoba mengimbangi dengan senyum ke anggunnanya,... eh... ad si dhian lagi berpose...(haha foto dhian saat masa muda)...



suasana saat UKM fair di halaman depan Institut Manajemen Telkom.
wah2.. ada mas Alit lagi... (duh.. pose nya kok gitu yah.. pose berkacak pinggang alias (mengkerik, bahasa Jatim nya..., wah.. jangan gitu donk lit... beras lagi naik nih...).
eh.. ad sii febri lagi.. tahun itu dia memang sedang eksis.. (hahah, sedang memandang apa dia yah...), di sebelah nya itu ad si adni..(Muhammad adni alias mamet..), dia saat itu lagi gabung pandhawa.. dia seorang Valencia Mania..lho.. coba aj ngomong ama dia, bakalan gak jauh dari yang namanya Valencia.


DUFAN TIME....!!!!!!

Perjalanan saat menuju Taman Dunia Fantasi jakarta (Dufan) dalam Event Pandhawa Goes To Dufan..( Bimbims artha, agoeng eka, ajib(Ketua BEM Pusat), Wijang Syamlan( The Star), Fachrudi, Gabriel dan Galih Andrianto)... tampak begitu bergembira menikmati perjalanan... apalagi Wijang.. ( hahahaha).


sebuah kesempatan langka dapat berfoto dengan (eks Indonesia Idol).....

Saat Tiba di Dunia Fantasi jakarta... ( wijang tampak begitu gembira)







Lima Cowok Tampan yang akan mengubah dunia



The Best Photo Of The Year.. ( Wijang Zulkarnaen Syamlan).
Keren Kan...(wkwkwkwk).







nah ini dia Lambang dari Komunitas Pandawa IM Telkom.. lambang kebangganya anak-anak Pandawa...
lambang Tulisan Pandawa di sertai warna Batik menggambarkan akan budaya Jawa yang kuat karena jawa tak luput dari namanya Batik, meskipun sekarang batik telah menjadi pakaian khas Indonesia... terus logo Institut manajemen Telkom tepat berada diatas tulisan pandawa menggambarkan bahwa Pandawa berada di bawah naungan Institut manajemen Telkom. setelah itu tulisan " Kebudayaan Kanggo Nagari" ini bermaksud bahwa Pandawa Dengan setiap kegaiatanya hanya di persembahkan untuk Negara Tercinta Republik Indonesia.


Untuk Para Konco lan dulur nang pandawa semoga kalian semua mengingat akan ini, di mana sebuah kebersamaan adalah ciri dari setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh Komunitas Pandawa IM Telkom, dan selalu beranggapan bahwa kita semua ini adalah Satu keluarga besar.


sekian dan terima kasih...

Rabu, 17 November 2010

Hari Raya Qur'ban/ Idul Adha






Idul Adha (di Republik Indonesia, Hari Raya Haji, bahasa
Arab: عيد الأضحى) adalah sebuah hari raya Islam. Pada hari ini diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika nabi Ibrahim (Abraham), yang bersedia untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah, akan mengorbankan putranyaIsmail, kemudian digantikan oleh-Nya dengan domba.

Kata Idul Adha artinya kembali kepada semangat berkurban. Berbeda dengan Idul Fitri yang artinya kembali kepada fitrah. Bila Idul Fitri berkaitan dengan ibadah Ramadhan, di mana setiap hamba Allah selama Ramadhan benar-benar disucikan sehingga mencapai titik fitrah yang suci, tetapi dalam Idul Adha tidak demikian. Idul Adha lebih berupa kesadaran sejarah akan kehambaan yang dicapai nabi Ibrahim dan nabi Ismail alaihimus salam. Karenanya di hari tersebut ibadah yang paling utama adalah menyembelih kurban sebagai bantuan terhadap orang-orang miskin.

Berqurban adalah menyembelih hewan qurban/udh-hiyah/ternak (Unta, Sapi/Kerbau, Kambing, dan Domba) setelah shalat Iedul Adha dan hari Tasyriq (11, 12, dan 13 Dzulhijjah) dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah.



Dasar perintahnya adalah:

“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah” [Al Kautsar 2]

Hukum Qurban :

  • Pertama, wajib bagi orang yang berkelapangan.
  • Sunnah Mu’akkadah (ditekankan). Dan ini adalahpendapat mayoritas ulama yaitu Malik, Syafi’i, Ahmad, Ibnu Hazm dan lain-lain. Ulama yang mengambil pendapat ini berdalil dengan riwayat dari Abu Mas’ud Al Anshari ra. Beliau mengatakan, “Sesungguhnya aku sedang tidak akan berqurban. Padahal aku adalah orang yang berkelapangan. Itu kulakukan karena aku khawatir kalau-kalau tetanggaku mengira qurban itu adalah wajib bagiku.” (HR. Abdur Razzaq dan Baihaqi dengan sanad shahih)






Senin, 17 Mei 2010

pengen ber wirausaha gw....